Senin, 14 Februari 2011

SISTEM PERIODIK UNSUR-UNSUR

1. Hukum Triad oleh Deboriner (1817): suatu triad adalah 3 unsur yang disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatif (Ar)-nya, sehingga Ar unsur ke 2 kira-kira sama dengan rata-rata unsur ke 1 dan ke 3
Contoh : Klorin    = 35,3
   Bromin  = 79,9
              Iodin      = 127                      RATA – RATA UNSUR 1 DAN 3 = (35,5+127)/2 =
Kelemahan teori ini : unsur-unsur yang memiliki kemiripan sifat tidak hanya tediri dari 3 unsur saja

2. Hukum Oktaf oleh Newlands (1865): jika unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya, maka unsur ke-8 sifatnya mirip dengan unsur ke-1, dan unsur ke-9 mirip dengan unsur ke-2
Kelemahan : hanya cocok umtuk unsur bernomor massa kecil

3. Sistem Periodik Mendeleyev (1869)
A. Dua ahli kimia, Lothar Meyer (Jerman) dan Dmitri Ivanovich Mendeleev (Rusia) berdasarkan pada prinsip dari Newlands, melakukan penggolongan unsur.
B. Lothar Meyer lebih mengutamakan sifat-sifat kimia unsur sedangkan Mendeleev lebih mengutamakan kenaikan massa atom.
C. Menurut Mendeleev : sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya. Artinya : jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang secara periodik.
D. Unsur-unsur yang memiliki sifat-sifat serupa ditempatkan pada satu lajur tegak, disebut Golongan.
E. Sedangkan lajur horizontal, untuk unsur-unsur berdasarkan pada kenaikan massa atom relatifnya dan disebut Periode.
                
                  Kelebihan Sistem Periodik Mendeleyev:
1. Sifat kimia dan fisika unsur dalam satu golongan mirip dan berubah secara teratur
2. Dapat meramalkan sifat unsur yang belum ditemukan waktu itu dan telah mempunyai tempat yang kosong
3. Sistem Periodik Mendelev tidak mengalami perubahan setelah penemuan unsur-unsur gas mulia.
Kelemahan :
1. Panjang periode tidak sama
2. Penempatan beberapa unsur tidak sesuai dengan kenaikan massa atom relatifnya, unsur unsur tersebut adalah Ar dengan K, Te dengan I, Co dengan Ni dan Th dengan Pa.
3. Triade besi (Fe, Co, dan Ni), triade platina ringan (Ru, Rh, dan Pd), dan triade platina (Os, Ir, dan Pt) dimasukkan ke dalam golongan VIII.
4. Selisih massa atom relatifnya antara dua unsur yang berurutan tidak teratur (antara –1 dan +4), sehingga sukar untuk meramal unsur-unsur yang belum ditemukan. Hal ini diperumit dengan menentukan massa atom belum distandarkan dan kadang kimiawan menggunakan massa atom yang berbeda untuk unsur yang sama
5. Anomali (penyimpangan) unsur hidrogen dari yang lain tidak dijelaskan

4. Sistem periodik modern (sistem periodik panjang) oleh IUPAC (1923)
1. Dikemukakan oleh Henry G Moseley, yang berpendapat bahwa sifat-sifat unsur merupakan fungsi periodik dari nomor atomnya.
2. Artinya : sifat dasar suatu unsur ditentukan oleh nomor atomnya bukan oleh massa atom relatifnya (Ar).
                         

PERIODE DAN GOLONGAN
1). Periode : adalah lajur-lajur horizontal pada tabel periodik.
- SPU Modern terdiri atas 7 periode. Tiap-tiap periode menyatakan jumlah/banyaknya kulit atom unsur-unsur yang menempati periode-periode tersebut.
     Jadi : Nomor Periode = Jumlah Kulit Atom
-  Jumlah unsur pada setiap periode :
Periode
Jumlah Unsur
Nomor Atom ( Z )

Catatan :
a. Periode 1, 2 dan 3 disebut periode pendek karena berisi relatif sedikit unsur
b. Periode 4 dan seterusnya disebut periode panjang
c. Periode 7 disebut periode belum lengkap karena belum sampai ke golongan VIII A.

1
2
1 – 2
2
8
3 – 10
3
8
11 – 18
4
18
19 – 36
5
18
37 – 54
6
32
55 – 86
7
32
87 – 118
- Untuk mengetahui nomor periode suatu unsur berdasarkan nomor atomnya, Anda hanya perlu mengetahui nomor atom unsur yang memulai setiap periode
- Unsur-unsur yang memiliki 1 kulit (kulit K saja) terletak pada periode 1 (baris 1), unsur-unsur yang memiliki 2 kulit (kulit K dan L) terletak pada periode ke-2 dst.
     Contoh :
      9F              : 2 , 7         à periode ke-2
      12Mg : 2 , 8 , 2 à      periode ke-3
      31Ga : 2 , 8 , 18 , 3     à periode ke-4
2). Golongan
- Sistem periodik terdiri atas 18 kolom vertikal yang disebut golongan
- Ada 2 cara penamaan golongan :
    a. Sistem 8 golongan
Menurut cara ini, sistem periodik dibagi menjadi 8 golongan yaitu golongan utama (golongan A) dan 8 golongan transisi (golongan B).
    b. Sistem 18 golongan
Menurut cara ini, sistem periodik dibagi menjadi 18 golongan yaitu golongan 1 sampai 18, dimulai dari kolom paling kiri.
 - Unsur-unsur yang mempunyai elektron valensi sama ditempatkan pada golongan yang sama.
- Untuk unsur-unsur golongan A sesuai dengan letaknya dalam sistem periodik : Nomor Golongan = Jumlah Elektron Valensi
- Unsur-unsur golongan A mempunyai nama lain yaitu :
Gol IA = gol Alkali
Gol IIA = Gol Alkali Tanah
Gol IIIA = Gol Boron
Gol IVA= Gol Karbon
Gol VA = Gol Nitrogen 
Gol VIA = Gol Oksigen
Gol VIIA = Gol Haloda/Halogen 
Gol VIIIA = Gol Gas Mulia


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar