Senin, 14 Februari 2011

PERKEMBANGAN TEORI ATOM MULAI DARI DALTON SAMPAI DENGAN TEORI ATOM MODERN

Teori Atom Dalton
» Atom dari unsur yang sama adalah identik dan atom dari unsur yang tidak sama berbeda dalam beberapa hal dasar.
» Senyawa kimia dibentuk dari kombinasi atom. Suatu senyawa selalu memiliki perbandingan jumlah atom dan jenis atom yang sama.
» Reaksi kimia melibatkan reorganisasi atom yaitu berubah bagaimana cara mereka berikatan akan tetapi atom-atom yang terlibat tidak berubah selama reaksi kimia berjalan.

Teori Atom Thompson
 Model atom ini kemudian disebut sebagai “plum pudding model” yang di Indonesai lebih dikenal sebagai model roti kismis.
  
Teori Atom Rutherford
 Rutherford menyatakan bahwa atom terdiri atas inti atom yang sangAt kecil dan bermuatan positif,dikelilingi elektron negatif pada jarak yang sangat jauh. Elektron tidak tertarik ke dalam inti karena gaya tarik inti dilawan oleh gaya sentrifugal dari elektron yang bergerak melingkar. Sayangnya, pendapat ini bertentangan dengan teori Maxwell tentang mekanika, yang menyatakan bahwa bila ada pertikel bermuatan bergerak melingkar akan kehilangan energi pula, hingga akan mudah tertarik oleh inti dan bentuk lintasan melingkarnya makin lama makin mendekat ke inti atom.


Teori atom Bohr
  Kelemahan atom Rutherford diperbaiki oleh Niels Bohr. Berdasarkan hasil percobaannya tentang spektrum atom hidrogen, Bohr menyatakan bahwa selama mgelilingi inti atom,  elektron tidak kehilangan energi dn berada pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut orbit atau kulit elektron.

Teori Atom Mekanika Kuantum
Penemuan Heisenberg tentang dualisme materi dan energi menunjukkan bahwa model atom Bohr tidak tepat lagi. Bersama-sama Schrodinger,Heisenberg membuat model atom yang lebih dikenal dengan nama model atom mekanika kuantum. Menurut teori atom mekanika kuantum, elektron tidak dapat dipastikan tempatnya, hanya dapat ditentukan keboleh-jadian(kemungkinan) terbesar elektron berada yang disebut orbital.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar